my life is my choice

Basic Action Script

kali ini, saya akan membagi sedikit tentang yang saya ketahui.
ini tentang basic action script pada Adobe Flash

TRACE
digunakan untuk menampilkan pesan ketika melakukan tes fungsi, argument pada trace diapit oleh dua tanda petik (“”) dan di akhiri ;

Untuk masuk ke panel action script tekan F9
Contoh:
Trace (“Welcome to Action Script”);
Trace (“Come on”);

Check syntax () digunakan untuk menunjukkan kesalahan / benar salahnya syntax.
Command adalah syntax yang dituliskan tapi tidak untuk di eksekusi, bila satu baris bias menambahkan (//) pada awal script, bila lebih dari satu baris kita tambahkan /* dan diakhiri dengan */

Variabel digunakan untuk menyimpan sesuatu yang berbeda / unik, mewakili apa yang kita simpan dan dapat digunakan berulang-ulang

Contoh
234567 disimpan dalam variabel A, bila ingin membuat data yang berbeda nama variabel juga harus berbeda.
Di dalam variabel terdapat tipe data, cara pembuatannya:
Var nama variabel = isi variabel;

Contoh:
Var apple = 3;
Fungsi digunakan untuk menyimpan sekumpulan baris perintah yang nantinya dapat dipanggil kembali, sehingga script dapat dibuat lebih oendek atau efisien, cara penulisannya:

Function ”nama fungsi” (argumen){
”perintah”
}
Contoh
Function lingkaran(a,b){
Var jumlah = a+b ;
Trace (“total lingkaran = ”+ jumlah);
}
Function lingkaran(2,3); //digunakan untuk memanggil fungsi
Sehingga dalam output akan ditampilkan ”total lingkaran = 5”

Sebelum control movie clip dengan action, kita harus memberi instance name pada movie clip. Script untu mengontrol movie clip atau button pada action script, disebut sebagai Dot Syntax.

Untuk membuat cursor
-Pertama buat movie clip cursor
-Beri instance name misalnya “mKursor“
-Masukkan syntax pada action scrip seperti berikut
Mouse.hide();
mKursor.startDrag(true);

Untuk melakukan control event, atau perintah yang terjadi berdasarkan aksi mouse, disebut sebagai “event handler”. Berikut ini akan ditunjukkan contoh script yang menggunakan event handler


• Untuk Merubah Ukuran Gambar dan Rotasi Objek menggunakan Butto
n

-Buat Objek movie clip
-Buat button untuk memperbesar, memperkecil, dan rotasi
-Beri instance name pada objek (oLogo), button perbesar (bBesar), button perkecil (bKecil), dan button rotasi (bPutar)
-Tiliskan syntax pada action scrip seperti dibawah

var lebar=oLogo.width;
var panjang=oLogo.height;
function Perbesar(e:MouseEvent){
oLogo.width=lebar * 2;
oLogo.height=panjang * 2;
lebar=oLogo.width;
panjang=oLogo.height;
}
function Perkecil(e:MouseEvent){
oLogo.width=lebar / 2;
oLogo.height=panjang / 2;
lebar=oLogo.width;
panjang=oLogo.height;
}
var sudut=0;
function Putar(e:MouseEvent){
oLogo.rotation=10+sudut;
sudut=sudut+10;
}

Kemudian fungsi-fungsi yang telah dituliskan diatas, akan dijalankan ketika tombol-tombol yang berkaitan diclick. Script untuk memanggil atau menjalankan fungsi tersebut pada tombol-tombol yang berkaitan, seperti ditunjukkan berikut ini:

bBesar.addEventListener(MouseEvent.MOUSE_DOWN,Perbesar);
bKecil.addEventListener(MouseEvent.MOUSE_DOWN,Perkecil);
bPutar.addEventListener(MouseEvent.MOUSE_DOWN,Putar);

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: